Kotak Pencarian

Sambutan


Drs. H.ARTAHNAN, MM

Selamat Datang di Layanan Informasi Kepegawaian Pemerintah Kota... Selengkapnya

PENGADUAN

Sekilas Info

Kalender

November 2020
MSSR KJS
1234567
891011121314
15161718192021
2223242526 2728
2930     

Statistik User

Pengunjung hari ini:517
Total pengunjung:552776
Hits hari ini:71697
Total Hits:27404596
Pengunjung Online:21

Poling

Bagaimana menurut anda dengan tampilan website ini?
Sangat Baik
Baik
Lumayan
Buruk

Lihat Hasil Poling
20 Pejabat Ikut Pra Purna Tugas di Bogor (21 Maret 2013)

Kamis, 04 April 2013 Jam 09:34:53
Kategori : Berita Kepegawaian | Dibaca : 4074 Kali


 

 

Guna memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemkot Bontang yang akan memasuki purna tugas, Pemkot Bontang melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), belum lama ini melaksanakan Diklat Pra Purna Tugas di Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut melalui kerjasama dengan Pusat Kajian dan Diklat Aparatur III Lembaga Administasi Negara, dan Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Bogor.

Diklat Pra Purna Tugas 2013 ini diikuti 20 peserta terdiri dari kalangan PNS yang akan menghadapi purna tugas, 1 hingga 2 tahun mendatang. Kepala BKD Kota Bontang Siti Ngaisah mengatakan, diklat ini dilaksanakan untuk membuka wawasan serta inspirasi kepada aparatur pemerintah khususnya bagi aparatur yang akam memasuki purna tugas.

"Pemkot Bontang tidak hanya memberikan bekal dan wawasan seperti pelatihan diklat kepada pegawai masih muda dan sehat saja, tetapi juga memberikan bekal kepada mereka yang memasuki usia pensiun agar tidak hanya duduk, diam tetapi dapat melakukan hal-hal positif untuk mengisi masa pensiun mereka nantinya," ujar Siti Ngaisah.

Lebih lanjut dikatakan Ngaisah, diklat ini merupakan perseiapan dalam menghadapi dan menjalani masa pensiun di berbagai aspek kehidupan, seperti aspek kesehatan, finansial, psikologi, spritual maupun hubungan sosial.

"Sejak tahun 2011 lalu, atas arahan WaliKota Bontang, diklat tersebut juga mengikutsertakan suami maupun istri pegawai, karena mereka akan menghabiskan masa pensiun berdua. Jadi keduanya juga perlu dibekali untuk menghindari berbagai masalah yang akan timbul, termasuk masalah finansial dan post power syndrome", katanya.

Sementara itu Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang H Asmudin Hamzah yang juga meruakan peserta diklat memberikan apresiasi dan menyambut baik atas kegiatan ini.

"Saya berharap melalui kegiatan ini seluruh peserta dapat berperan aktif dan memanfaatkan serta mengaplikasikan dalam kehidupan nyata saat menjalani masa pensiun nanti", kata Asmudin

 

Berita Sebelumnya

Isi Komentar :
Nama:
Website:
Isi Komentar: